Hamasah

Header Hamasah

Desa Wisata Quran Hamasah


Berdiri pada tahun 2014 dan resmi berbadan hukum menjadi yayasan pada tanggal 29 Maret 2015 dengan nomor pengesahan KEMENHAM AHU-0004672.AH.01.04 Tahun 2015 dengan notaris H. Iwan Yusuf Anwari, SH.

Desa Wisata Quran Hamasah merupakan konsep wisata Quran yang bernuansa desa dengan alam yang masih asri terjaga dan budaya penduduk masih melekat nilai-nilai budaya ramah lingkungan yang cocok dan relevan dengan nilai-nilai Quran.

Setiap orang yang mengikuti program Desa Wisata Quran Hamasah akan merasakan pengalaman berkesan kebersamaan berwisata sambil mentadaburi Quran.

Apa saja program  Hamasah?
1. Karantina Nasional Menghafal Al Quran 30 Juz Dalam 30 Hari
2. Program Sekolah Menghafal Quran Mutqin 1 Tahun

Dimana Desa Wisata Quran Hamasah?
Yayasan Desa Wisata Quran Hamasah berkantor di:
Jln Talaga Bodas No 40, Kota Bandung
dan Sekolah Menghafal Quran Beralamat di Jalan Patrol 2 No 59, Baleendah Kab. Bandung.

Alhamdulillah wasyukrillah waktu terus berlalu, hingga jejak-jejak desa wisata Quran telah sampai di Negeri Laskar Pelangi, Belitung-Indonesia,

 Ustadz. H. Yopi Nurdiansyah, Lc

Pulau Belitung merupakan tempat yang pernah dijajaki program Desa Wisata Quran Hamasah dalam program karantina 30 Hari Menghafal Quran Batch 3, setelah Pulau Bali.

Kawasan Pantai Tanjung Tinggi, Tanjung Kelayang, Tanjung Pendam, dan Lengkuas Island menjadi objek wisata yang sangat kondusif bagi Desa Wisata Quran Hamasah. Tempat yang nyaman, aman, dan bersih. Dihiasi oleh batu-batu granit di sepanjang pantainya. Hingga sukses memeberikan kesan yang mendalam bagi para pengunjung. Terutama wilayah Desa Batu Itam, merupakan central kegiatan bernuansa Quran bagi para peserta Desa Wisata Quran. Tempat-tempat tersebut memiliki spirit Laskar Pelangi yang merupakan icon dari pulau ini.

Yayasan Karantina Tahfizh Nasional Desa Wisata Quran Hamasah